Sejarah Garuda Indonesia
Garuda
Indonesia merupakan maskapai nasional negara Indonesia. Garuda Indonesia
sendiri telah ada sejak lama bahkan sebelum Indonesia merdeka tepatnya di tahun
1940an. Namun hari jadi maskapai ini jatuh pada tanggal 26 Januari 1949.
Dulunya maskapai ini belum bernama Garuda tapi Indonesia Airways. Nama Garuda
sendiri merupakan nama pemberian dari presiden pertama Indonesia yaitu Presiden
Soekarno.
Pada
tanggal 25 Desember 1949, Dr. Konijnenburg yang merupakan wakil KLM
(Koninklijke Luchtvaart Maatschappij) sekaligus teman Presiden Soekarno
melaporkan kepada Presiden Soekarno bahwa KLM yang awalnya merupakan perusahaan
Belanda dimana Indonesia menanam sahamnya sebesar 51% berdasarkan keputusan
Konferensi Meja Bundar (KMB) akan jatuh ke tangan Indonesia. Dr. Konijnenburg
menemui Presiden Soekarno yang saat itu sedang berada di Yogyakarta untuk
meminta nama perusahaan tersebut kepada Presiden Soekarno karena pesawat yang
akan diterbangkan dari Yogyakarta menuju Jakarta akan dicatat sesuai dengan
nama perusahaan.
Saat
itu Presiden Soekarno memberi jawaban dengan mengutip salah satu baris dari
sajak Belanda ciptaan pujangga terkenal yaitu Noto Soeroto pada zaman
kolonial,”Ik ben Garuda, Vishnoe’s vogel, die zijn vleugels uitslaat hoog
boven uw eilanden”. Arti dari sajak tersebut yaitu aku adalah Garuda,
burung milik Wisnu yang membentangkan sayapnya menjulang tinggi di atas
kepulauanmu. Burung Garuda merupakan burung burung mitos dalam legenda
pewayangan yang juga menjadi simbol Negara Indonesia.
Penerbangan
bersejarah terjadi pada tanggal 28 Desember 1949 yaitu penerbangan pesawat DC-3
dengan registrasi PK-DPD milik KLM Interinsuilar. Penerbangan bersejarah itu
membawa Presiden Soekarno dengan rute Yogyakarta-Jakarta untuk pelantikan
sebagai presiden Republik Indonesia Serikat (RIS). Dengan nama baru, Garuda
Indonesia Airways dan logo baru yang diberikan oleh Presiden Soekarno, maskapai
tersebut mengudara dengan gagah hingga sekarang. Garuda Indonesia Airways juga
merupakan perusahaan penerbangan pertama yang ada di Indonesia.
Post a Comment Blogger Facebook